Tips Membackup Foto Pada Smartphone

Fitur apa yang paling sering kita gunakan dan menjadi faktor penentu ketika membeli suatu smartphone ?

Pastinya fitur dengan inisal “C” yaitu Camera. Spesifikasi kamera pada smartphone dari 2 MP hingga 13 MP memang menjadi salah satu alasan kenapa seseorang memilih suatu smartphone. Tentunya kalian sudah tahu kan bahwa semakin besar pixel lens kamera semakin bagus foto yang didapat yang tentunya semakin besar pula kapasitas per foto. Hal ini tentunya tidak menjadi masalah manakala Smartphone kalian dibekali dengan memory yang cukup besar antara 16 GB sampai dengan 64 GB atau mempunyai memory slot external yang bisa disematkan sd card dari 1 GB sampai dengan 128 GB.

Foto itu seperti freezing moment artinya suatu momen yang kita bekukan & tentunya momen ini tidak akan pernah kembali. Momen ini tidak bisa mencair, tapi momen ini bisa mencairkan hati kita manakala melihatnya di masa yang akan datang.  Mungkin hampir 90% setiap orang mengambil momen foto dengan smartphonenya masing-masing. Jadi bisa dikatakan semua foto yang ada pada kamera ponsel Anda itu adalah momen momen pribadi berharga.

Pertanyaannya adalah :

Apakah Anda sudah menyimpan foto berharga tersebut dengan baik ?

Beberapa orang mungkin tidak menyadari pentingnya membackup foto, mereka baru sadar ketika nasi telah menjadi bubur, ketika ponsel sudah terlanjur rusak, memory sudah terlanjur error ataupun smartphone tidak sengaja terformat/tereset karena digunakan mainan oleh anak atau karena Anda yang usil otak atik coba menu pengaturan.

Nah berikut ini Hanggar Photo Studio akan memberikan tips-tips bagaimana mengamankan setiap foto momen berharga yang ada pada smartphone Anda :

Offline Backup

Offline backup berarti kita dapat membackup semua foto kita tanpa harus membutuhkan koneksi internet sama sekali. Caranya adalah sebagai berikut

  1. Backup to computer : Anda dapat membackup foto Anda ke komputer dengan menggunakan jaringan kabel data atau via bluetooth. Ini adalah cara yang termudah. Namun kelemahannya adalah kapasitas penyimpanan di hardisk Anda lama kelamaan akan semakin penuh
  2. Backup to CD/DVD : Cara ini dapat Anda lakukan setelah semua foto terbackup di komputer kemudian mencopy semua file foto tersebutu ke dalam CD/DVD (atau biasa disebut burning CD/DVD). Anda bisa menggunakan NERO, ASHAMPOO atau langsung mengcopy dan paste foto yang sudah ada ke CD. Kelemahan dari cara ini adalah kapasitas CD dan DVD terbatas dan harus disimpan baik karena rawan dengan goresan
  3. Print Out : Ini adalah cara teraman yaitu dengan mencetak foto tersebut ke kertas foto. Hasil cetakan dengan printer dan tinta yang tepat dapat hingga bertahun-tahun sekaligus foto tersebut bisa kita pajang untuk menghiasi dinding-dinding yang kosong di rumah.

Kelemahan dari offline backup ini adalah memang sedikit membutuhkan skill dan pengetahuan mengenai driver software bila komputer tidak langsung mendeteksi ponsel kita, membutuhkan skill tentang burning yang bagus menggunakan speed berapa dan jenis CD/DVD apa yang bagus, serta membutuhkan keterampilan khusus dalam layout dan printing agar foto tersebut terlihat bagus setelah tercetak

Online Backup

Online Backup berarti dalam melakukan backup foto kita membutuhkan koneksi internet. Online backup adalah cara paling mudah mengingat sekarang ini banyak sekali aplikasi yang menawarkan penyimpanan gratis. Ada berbagai media penyimpanan yang dapat Anda jadikan referensi sebagai media penyimpanan foto Anda.

  1. Facebook : Buat saya facebook masih menjadi nomor satu sebagai media penyimpanan foto, selain itu sekaligus sebagai media promosi. Ataupun bila kita ingin foto ini tidak dipublikasikan kita dapat mengatur album fotonya hanya dapat dilihat oleh teman atau oleh diri sendiri, atau hanya dengan orang tertentu. Keunggulan lainnya adalah kapasitasnya yang tidak terbatas. Maknyus sekali kan
  2. Instagram : Media sosial berikutnya adalah instagram. Instagram menawarkan kapasitas penyimpanan terbatas dengan keunggulan effect filter foto yang beraneka ragam sehingga Anda tidak perlu repot-repot untuk melakukan editing agar foto Anda terlihat lebih menarik dan berkesan. Kelemahan dari instagram adalah foto harus selalu bentuk persegi dan juga akun kita tidak bisa permanen private, ketika orang sudah follow kita tidak diberikan kebebasan untuk meng-unfollow orang orang yang sudah memfollow kita. Instagram lebih cocok untuk publikasi dan promosi. Sehingga berdasarkan pengalaman saya pribadi. Kurang cocok untuk menyimpan foto-foto yang bersifat konsumsi pribadi
  3. ICloud : Ini adalah layanan penyimpanan online yang hanya bisa dinikmati oleh pengguna Apple dan IOS. Fitur ini menawarkan synchronize foto ke semua device Apple kita. Kekurangannya selain ini hanya bisa dinikmati oleh pengguna Apple adalah fitur ini hanya menyediakan 1 GB kapasitas penyimpanan, sedangkan untuk upgrade ke space/penyimpanan yang lebih tinggi Anda harus membayar per bulannya. Untuk tarifnya bisa Anda lihat disini https://support.apple.com/en-us/HT201238
  4. Google Drive: Bisa dikatakan ini adalah fitur penyimpanan yang paling mudah digunakan digunakan karena prosentase pengguna Android di Indonesia lebih besar dibandingkan pengguna IOS. Google Account memberikan kapasitas 15 GB secara cuma-cuma untuk seluruh aktifitasnya mulai dari gmail, calendar, drive, dan photo. Kita dapat mensetting auto backup pada pengaturan akun google di Android kita. Bila Anda membutuhkan kapasitas yang lebih besar Anda dapat mengupgradenya dengan tarif seperti yang tercantum di link berikut https://www.google.com/settings/storage
  5. One Drive : Ini adalah layanan penyimpanan online dari Microsoft yang sangat cocok digunakan oleh pengguna Windows Mobile, Untuk free account Anda diberikan kapasistas sebesar 15 GB dan untuk upgrade ke kapasitas penyimpanan yang lebih tinggi Anda dapat melakukan upgrade. Tarifnya dapat Anda lihat di link berikut https://onedrive.live.com/options/Upgrade
  6. Masing-masing developer OS seperti IOS dengan ICloud, Android dengan Google Drive serta Windows Mobile dengan One Drive memang memiliki fitur backup foto ataupun dokumen. Selain yang sudah disebutkan diatas masing-masing developer produsen smartphone juga memiliki kapasitas penyimpanan sendiri-sendiri seperti Samsung dengan Drop Box, Asus dengan Asus Web Storage, LG dengan LG Cloud yang tentunya untuk upgrade ke penyimpanan dengan kapasitas yang lebih tinggi Anda perlu merogoh kocek.

Kelemahan dari teknik Online Backup ini adalah benar-benar membutuhkan koneksi internet yang bagus dan stabil. Sangat direkomendasikan ketika kita terhubung dengan jaring Hotspot. Untuk penyimpanan secara online pendapat pribadi saya, adalah lebih memilih ke jejaring sosial seperit Facebook atau ke layanan penyimpanan online yang sudah disediakan oleh developer OS Smartphone kita. Karena pastinya memiliki keunggulan dibandingkan yang ditawarkan oleh developer ponsel kita.

Offline Backup atau Online Backup sangat perlu dilakukan mengingat tidak selamanya foto momen tersebut dapat disimpan di satu smartphone itu. Bisa jadi tahun depan kita sudah berganti smartphone dengan keluaran terbaru. Dan pasti perlu membackup atau memindahkan dari ponsel lama kita ke ponsel yang terbaru.

Semoga bermanfaat,

 

– Hanggar Photo Studio –

Catatan : Bila ingin bertanya tekniknya backup secara detail silakan tuliskan komentar di artikel ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*